Panduan Membeli Helm Sepeda Anak yang Pas

Panduan Membeli Helm Sepeda Anak yang Pas

Helm merupakan salah satu safety gear yang penting untuk melindungi anak, termasuk dalam kegiatan bermain sepeda.

Jika ditelusuri ada berbagai macam jenis helm sepeda anak yang dijual di pasaran. Tapi, hel jenis apa sih yang paling cocok digunakan anak-anak?

Sebelum memutuskan beli, berikut beberapa panduan memilih helm yang pas dan aman untuk kegiatan bersepeda si Kecil!

Helm sepeda anak

Menentukan ukuran yang pas

Setiap produk atau merek biasanya punya standar ukurannya masing-masing. Jika kamu berbelanja helm secara online, coba pelajari size chart dari produk dan pilih yang range-nya sesuai dengan ukuran kepala anak.

Untuk mengetahui ukuran kepala anak, kamu bisa mengukur dengan tali meteran. Ukur kepala anak sekitar 1 inchi dari atas alis. Akan lebih mudah jika membeli helm secara offline agar bisa mencobanya secara langsung.

Untuk cek apakah helm sepeda anak pas atau tidak coba lihat adakah ruang yang cukup di area dahi. Cara mengeceknya adalah dengan memasukkan 2 jari di antara alis dan di bagian bawah helm. Cek sambil mengatur tali dari helmnya.

Pilih yang sesuai dengan kebutuhan

Jenis helm sepeda anak itu ada banyak dan beragam bentuk serta bahan yang digunakan. Untuk kita yang tinggal di iklim tropis lebih cocok dengan helm yang ringan dan berventilasi baik.

Namun kalau anak membeli helm untuk kebutuhan balap sepeda misalnya, maka anak butuh helm yang punya aspek aerodinamis.

Sementara kalau anak hanya butuh helm untuk bersepeda di area rumah atau halaman, maka jenisnya berbeda lagi. Kamu bisa mengkonsultasikan kebutuhan kamu dengan penjual sebelum membelinya.

Pilih helm sepeda anak yang bisa disesuaikan

Untuk memastikan helm nyaman dan pas di kepala anak, pilihlah helm yang memiliki sistem yang bisa disesuaikan ukurannya. Jadi ukurannya masih bisa dilebarkan atau disempitkan lagi dengan tali atau knob khusus.

Saat memilih helm, pilihlah strap atau tali yang menjulur di area telinga berbentuk V. Bentuk V ini nyaman karena tidak akan melukai atau menekan area daun telinga anak.

Untuk ukurannya, straps slider ini tidak boleh terlalu longgar ataupun terlalu ketat. Selain di area telinga, perhatikan juga panjang tali di bawah dagu atau chin straps.

Pastikan talinya tidak terlalu kencang, dengan melakukan tes menggunakan satu jari. Coba cek apakah jari anak masih bisa masuk di antara straps dan dagu.

Lakukan tes goyangan

Saat mencoba sebuah helm, coba lakukan tes goyangan. Pasangkan helm ke anak lalu goyangkan kepala anak ke berbagai arah.

Kalau helm ternyata masih bergerak-gerak secara signifikan, itu artinya helm terlalu longgar. Lakukan penyesuaian pada straps dan juga internal knobnya.

Pilih helm sepeda anak dengan perlindungan

Setiap jenis helm punya sistem perlindungannya tersendiri. Untuk perlindungan ekstra, coba cari helm yang memiliki Multiple Impact Protection System atau MIPS.

MIPS ini merupakan fitur perlindungan tambahan yang biasanya ada pada merek-merk helm high-end. Melansir Two Wheeling Tots, sistem MIPS ini bisa mengurangi cedera otak hingga 30 persen.

Sistem perlindungan MIPS ini terdiri dari lapisan kerangka plastik yang direkatkan pada lapisan foam dengan pengait karet yang lentur. Sistem ini akan memberikan perlindungan ekstra saat terjadi benturan.

Nah itu dia beberapa tips dalam memilih helm sepeda untuk anak. Pastikan kamu juga membeli produk yang sudah terstandar nasional ya.

Leave a Reply