Menghindari Nyeri Daun Telinga dengan Masker Tali

Menghindari Nyeri Daun Telinga dengan Masker Tali

masker tali

Penggunaan masker sebagai penunjang aktivitas sehari-hari menjadi krusial di tengah wabah penyakit virus corona. Sejak awal tahun 2020, saat terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah atau bekerja di kantor, masker merupakan benda yang selalu melekat di wajah karena merupakan bagian dari protokol kesehatan. Mengenai produk kesehatan yang satu ini, variannya juga beragam, yaitu ada jenis masker bertali karet danĀ masker tali.

Masker yang penyangganya menggunakan tali karet biasanya dikaitkan di belakang daun telinga. Namun, ada juga yang menggunakan aksesoris tambahan, khususnya bagi perempuan yang mengenakan hijab. Akan tetapi, penggunaan masker yang bisa lebih dari tiga jam dan dikaitkan di belakang daun telinga, biasanya membuat pengguna merasa sedikit nyeri. Apalagi, jika tali karetnya tidak terlalu lentur.

Kondisi tersebut tentu akan mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan. Sebab, rasa nyeri akibat tali karet di belakang daun telinga juga bisa menimbulkan rasa perih. Oleh sebab itu, sebagai alternatif dan terhindar dari rasa nyeri tersebut, kita bisa memilih masker tali sebagai penggantinya.

Jika pembaca bertanya apakah ada perbedaan fungsi masker tali dengan masker pada umumnya, maka jawabannya adalah tidak. Hal ini bisa dipastikan karena masker tali juga memiliki daya filtrasi terhadap bakteri, debu, dan virus sama baiknya dengan masker bedah atau medis jenis lainnya.

Sebagai informasi, di tengah pandemi Covid-19, kita sangat disarankan untuk menggunakan masker bedah, bukan kain. Sebab kedua jenis masker tersebut memiliki tingkat filtrasi yang berbeda. Dikutip dari berbagai sumber, para pakar kesehatan sudah sering mengemukakan kalau masker bedah lebih efektif menangkal virus daripada masker kain.

Kendati demikian, masker kain juga bisa digunakan sebagai lapisan terluar saat kita menggunakan dua masker. Penggunaan dua masker ini belakangan sudah dianjurkan saat peningkatan kasus Covid-19 terjadi di Indonesia, terutama karena varian delta. 

Oleh karena itu, tidak ada salahnya pula kita menggunakan masker kain untuk melapisi masker tali yang digunakan. Namun yang perlu diingat adalah, bahwa tidak disarankan menggunakan masker kain sebagai penggunaan tunggal.

Bagi kita yang tertarik menggunakan masker tali, sesungguhnya tidak perlu khawatir. Sebab, masker jenis ini pada umumnya sangat mudah ditemukan. Masker tali bisa kita dapatkan secara online. Pembelian berbagai produk secara online saat ini memang disarankan mengingat wabah Covid-19 yang belum mereda.

Untuk masker tali sendiri, kita bisa menemukannya di berbagai toko obat yang menyediakan layanan pembelian online. Harganya pun sangat terjangkau karena bisa dibeli secara satuan maupun per box. Harga masker bedah yang bertali ini pada dasarnya tidak jauh berbeda atau bahkan sama dengan harga dengan tali karet.

Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir dengan ketersediaan dan juga harga dari masker tersebut. Akan tetapi, jika pembaca ingin membeli secara langsung, masker tali juga bisa ditemukan dengan mudah di berbagai toko kesehatan dan mini market. Meskipun pembelian secara langsung ini membuat kita berkontak dengan orang lain, tetapi pilihan ini mau tidak mau harus dilakukan dalam kondisi mendesak.

Demikian sedikit hal yang bisa disampaikan mengenai masker tali. Secara singkat, masker ini bisa digunakan untuk menghindari rasa nyeri di balik daun telinga karena penggunaan masker tali karet. 

Tentu saja dalam menerapkan salah satu protokol kesehatan, kenyamanan juga perlu diperhatikan. Oleh karena itu, masker tali bisa menjadi opsi agar kita terhindar dari rasa nyeri di balik daun telinga karena tali karet yang biasa digunakan sebagai penyangga masker.

Leave a Reply