Alami Tekanan Darah Tinggi? Atasi dengan Obat Antihipertensi

Alami Tekanan Darah Tinggi? Atasi dengan Obat Antihipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis yang umum dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Saat seseorang mengalami tekanan darah tinggi, maka salah satu cara untuk menurunkannya adalah melalui obat antihipertensi

Obat jenis ini bekerja dengan menurunkan kadar tekanan darah Anda. Dengan begitu, Anda pun bisa mengendalikan tekanan darah, serta meencegah komplikasi yang lebih serius akibat hipertensi. 

Kandungan Amlodipine dalam obat antihipertensi

Salah satu kandungan yang efektif menurunkan tekanan darah tinggi adalah Amlodipine. Kandungan ini cukup sering dipakai pada obat untuk penderita hipertensi.

Almodipine merupakan penghambat saluran kalsium yang bekerja dengan melebarkan pembuluh darah. Saat pembuluh darah melebar, maka aliran darah pun akan meningkat. Inilah yang akan memberikan efek menurunkan tekanan darah.

Terkadang, selain dipakai sebagai obat antihipertensi, Amlodipine juga sering digunakan sebagai bahan untuk obat angina atau nyeri dada, atau jenis-jenis penyakit lainnya yang disebabkan oleh penyakit arteri koroner.

Biasanya, obat yang mengandung Amlodipine adalah obat yang diresepkan oleh dokter. Jadi, Anda tidak bisa mendapatkannya secara sembarangan.

Penggunaan obat dengan kandungan ini hanya ditujukan untuk orang dewasa serta anak-anak minimal di atas usia 6 tahun. 

Faktor risiko tekanan darah tinggi

Saat ini, Anda mungkin tidak mengetahui apakah Anda menderita tekanan darah tinggi atau tidak. Akan tetapi, Anda perlu mewaspadai kemungkinan adanya penyakit tersebut apabila Anda termasuk ke dalam golongan faktor risiko berikut: 

  • Lanjut usia

Tekanan darah tinggi sangat mungkin dialami oleh orang-orang yang sudah berusia di atas 65 tahun. Secara khusus, ini semakin mungkin terjadi pada pria. 

Saat Anda mengalami hipertensi di usia ini, maka Anda bisa saja mencoba untuk mengatasinya dengan obat antihipertensi. 

  • Obesitas

Anda semakin mungkin menderita hipertensi apabila Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Semakin tinggi berat badan Anda, semakin banyak darah yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memasok oksigen dan nutrisi ke berbagai jaringan tubuh.

Karena tubuh memerlukan lebih banyak darah, maka jumlah aliran darah pun akan mengalami peningkatan. Ini akan menyebabkan peningkatan tekanan pada dinding arteri Anda, membuat Anda berisiko mengalami hipertensi.

  • Merokok

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa orang yang merokok lebih rentan terhadap tekanan darah tinggi. Hal ini terjadi karena bahan kimia dalam rokok bisa merusak lapisan dinding arteri Anda.

Jika Anda mau menggunakan obat antihipertensi, Anda harus menghentikan kebiasaan merokok tersebut. Karena, obat tidak akan bekerja maksimal selama Anda belum mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. 

  • Mengonsumsi terlalu banyak alkohol

Kebiasaan mengonsumsi alkohol juga bisa menyebabkan Anda berisiko terkena tekanan darah tinggi. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan meminum alkohol akan merusak fungsi hati Anda. 

Selain itu, mengonsumsi alkohol lebih dari satu kali dalam sehari akan menyebabkan Anda mengalami hipertensi. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari kebiasaan ini selagi bisa, agar tidak mengalami dampak negatif bagi kesehatan nantinya.

Penggunaan obat untuk tekanan darah tinggi mungkin akan berbeda-beda pada setiap orang. Dokter Anda akan memberikan anjuran mengenai jenis obat yang paling cocok digunakan berdasarkan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Perlu diingat, obat antihipertensi tidak bisa dikonsumsi secara sembarangan. Anda perlu memiliki resep dokter untuk bisa membelinya. Pastikan konsumsi obat dilakukan sesuai dosis yang dianjurkan untuk menghindari komplikasi.

Leave a Reply